Tugas Sekolahan

Kumpulan Tugas-Tugas Sekolah

Ekonomi Makro dan Mikro

EKONOMI MAKRO DAN MIKRO

A.    Teori Ekonomi Mikro

Ilmu ekonomi dibagi menjadi dua bidang yang sangat luas, yaitu ekonomi mikro dan ekonomi makro. Ekonomi mikro dapat diartikan sebagai ilmu ekonomi kecil. Ekonomi mikro merupakan bagian kecil dari perekonomian secara keseluruhan. Umumnya ekonomi mikro menganalisis proses alokasi sumber daya di tingkat individu, perusahaan, dan industri.

Menurut Prathama Raharja, fokus pembahasan ekonomi mikro terpusat pada tiga aspek berikut ini.

1.      Interaksi di Pasar Barang

Untuk menunjukkan bagaimana pasar berfungsi dan beroperasi, ekonomi mikro hanya menjelaskan tentang interaksi di antara penjual dan pembeli di suatu pasar barang. Melalui interaksi di antara penjual dan pembeli, pasar akan menentukan tingkat harga dan jumlah barang yang diperjualbelikan.

2.      Perilaku Konsumen dan Produsen

Perilaku konsumen dan produsen merupakan topik penting dalam analisis ekonomi mikro. Dalam membahas hal ini ekonomi mikro bertitik tolak dari dua asumsi, yaitu pembeli dan penjual selalu rasional dan pembeli berusaha memaksimalkan kepuasan, sedangkan penjual berusaha memaksimalkan keuntungan. Dengan kedua asumsi ini teori ekonomi mikro menjelaskan bagaimana pembeli menggunakan sejumlah pendapatan yang terbatas untuk membeli berbagai jenis barang yang dibutuhkannya dan bagaimana penjual menentukan tingkat produksi.

Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Aplikasi

Pemahaman akan perilaku konsumen dapat diaplikasikan dalam beberapa hal, yang pertama adalah untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli. Kedua, perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik. Misalnya dengan mengetahui bahwa konsumen akan banyak menggunakan transportasi saat lebaran, pembuat keputusan dapat merencanakan harga tiket transportasi di hari raya tersebut. Aplikasi ketiga adalah dalam hal pemasaran sosial (social marketing), yaitu penyebaran ide di antara konsumen. Dengan memahami sikap konsumen dalam menghadapi sesuatu, seseorang dapat menyebarkan ide dengan lebih cepat dan efektif.

Pendekatan dalam meneliti perilaku konsumen

Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen. Diantaranya :

Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif. Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.

Pendekatan kedua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perliku dan pembuatan keputusan konsumen. Studi dilakukan melalui eksperimen dan survey untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.

Pendekatan ketiga disebut sebagai sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika. Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika berdasarkan hirarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.

Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang

berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.

Bersambung

untuk kelanjutanya dapat di download pada link di bawah ya ^^

Link Download : Klik Disini

tinggal download aja gan, tapi inget di edit dlo ya
jangan lupa corat coret di bawah ya ….
semoga bermanfaat ^^

KeyWord : Teori Ekonomi Mikro, Interaksi di Pasar Barang, Perilaku Konsumen dan Produsen, Aplikasi, Pendekatan dalam meneliti perilaku konsumen, Roda analisis, konsumen, Tipe respons afektif,Proses pengambilan keputusan pembelian,Faktor-faktor yang memengaruhi, Interaksi di Pasar Faktor Produksi, Teori Ekonomi Makro, Inflasi,    Pertumbuhan Ekonomi, Pengangguran, Interaksi dengan Perekonomian Global,Siklus Perekonomian

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 21, 2013 by in Uncategorized.
%d bloggers like this: